generated by sloganizer.net
Showing posts with label Sumbangan Teman. Show all posts
Showing posts with label Sumbangan Teman. Show all posts

Wednesday, May 24, 2006

Adakah

Ada dua puisi saling balas-balasan, dari dua orang teman..
yang satu sedang jatuh cinta, yang satu lagi sedang gondok sama boss-nya..
huahaha..

monggo..


"Adakah"

Lihatlah jari jemariku yang menari
Coba telusuri seluruh dawai gitar ini
Salurkan nada-nada yang terngiang di kepala
Dari mayor ke minor membentuk irama


Menghamili jemari ini dengan inspirasi
Melarut dalam emosi
Terhanyut dalam melodi


Kulantunkan bait demi bait
Kutulis merangkum resah dan rinduku
Lihatlah bulan dan bintang di langit
Mereka pun turut bernyanyi dengan syahdu


Adakah hatimu tergugah
Melirik dan bersedia singgah
Untuk bersama mengukir kisah



Gubuk 02.08

(Puisi milik seorang teman - Denmas Tunggul yang sedang jatuh cinta. Weeeesshh.. muantepph rek!)

--- dibayar kontan oleh Denmas Wedush nang Ndubai.. lagi gondok karena cintanya pada sang Boss ditolak mentah2 (wish duwe rabi jeh, cuk.. iku bossmu..)

ketika asa datang
melambungkan hati
setiap kata adalah mutiara
setiap pandangan adalah kasih
menari dalam gelombang alunan merdu semesta
menangkup pagi dalam kerinduan


sang dewi
adakah hati akan bicara ?


:D

Thursday, February 02, 2006

Negeri "Semut Hitam"

satu purnama di Spore,
yang katanya negeri "Singa"

tapi kayaknya ... lebih tepat...
negeri "Semut Hitam"

berbaris tiap pagi dalam keteraturan
keluar dari liang-liang MRT station
sore hari berbaris kembali dalam keteraturan
menuju liang-liang MRT station

seperti sekumpulan "Semut Hitam"

keteraturan yang terbentuk dengan sempurna

tapi ... bukankah kadang itu membunuh ?
bukankah ketidak sempurnaan membuat kita belajar & dewasa ?

ahh entahlah..
nyatanya "Semut Hitam" ini hidup makmur & aman
jauh dari negeri kita yang "Meriah"

tapi sampai kapan ?
sanggupkah bertahan dalam sebuah "Keteraturan" ?

Oud Metha Road
Bur Dubai
Dubai - UAE


(Eka Ramdhani "Wedush" Yugi, 2/1/2006)
sebulan training di singapur, gak iso jalan2.. gawe trus..blas... :D
melas... hehehehe

Monday, December 19, 2005

Dalam Diam

aku menangis dalam diam .....

sekuat nafas menopang,
tubuh tetap terhuyung

adakah tangan tempat bergenggam ?

semesta serasa menghimpit
seribu pedang dihunjamkan,
lawan maupun kawan

aku menangis dalam diam ....

Oud Metha Rd
#205, Office Court Bld
* Tuhan .. bantu aku agar tak kehilangan diriku ....

(Mas Yugi, tulisan ini juga mewakili apa yg sedang saya rasakan sekarang. Terimakasih atas ijinnya untuk dimuat)

Wednesday, October 26, 2005

May Ziadah

Consulate Area .. rute rutin tiap pagi

Lebanon Consulate,
foto besar Gibran dijendela

Dia, pemintal kata indah berima
tentang hidup
dan tentang .. May Ziadah

May Ziadah .. pujaan hati yg tak terjamah
tak lekang waktu .. mengental .. mengendap

Gibran sang pencinta .. hanyut

Meloncat waktu,
kisah sama terulang ... terulang

May Ziadah tetap hidup
berbeda rupa
dalam hati para pencinta

Oud Metha Road 25/10/05
* Too Much Love Will Kill You (Brian May)



---Puisi cinta seorang teman merana sebatangkara nun jauh di dubai sana meratap saban malam memandang rusia-rusia tak bercelana menggoda sedemikianrupa sayang uang tak ada.
Huahahaha.... sing sabar cuk... sing sabar.. banyak2 beramal dan puasa.. huekekekeke

Wednesday, July 27, 2005

Semalam di Emirate

7.15 pm
senja blom lagi datang ..matahari seperti enggan pergi

pinggir creek, tempat favorit senja hari
menikmati angin .. menikmati bening air, kilauan cahaya terpantul

7.50 pm
senja tlah lengkap, malam tiba

kesebrang ? iya kesebrang !!
dengan abra, bersama angin dan serpihan air

8.05 pm
Deira, kota tua tepi creek
wharfage penuh barang
rupanya ada kapal merapat

dari mana ? Bander Imam Khomeini !!

8.15 pm
bilboard besar depan wharfage, membalik ingatan tentang seorang gadis
bilboard itu .. iklan besar itu

puluhan ribu mile jarak
tak mampu menghapus wajah cantik itu

tawa ceria dan manjanya

sedang apa ya dirimu kini ?

tidur lelap kukira .. tanah air tengah malam kini

semoga engkau terlelap dalam mimpi indah ..
dan kebahagiaan slalu ada untukmu

walau hati slalu perih .. bidadari pagi tak pernah terjamah

tapi terima kasih Tuhan .. aku pernah punya rasa itu

walau kudekap sendiri dalam termangu

I always love u ..

semalam lagi lewat di emirate .. dengan kerinduan pada mu

Deira
22/07/05


(Ini puisi seorang teman, sebatangkara nun jauh di ranah emirat sana. Sering menulis, tapi ndak pernah mau dipublikasikan. Hehehe.. rasakno ko'en tak pajang nang kene, cuk!)