Ada dua puisi saling balas-balasan, dari dua orang teman..
yang satu sedang jatuh cinta, yang satu lagi sedang gondok sama boss-nya..
huahaha..
monggo..
"Adakah"
Lihatlah jari jemariku yang menari
Coba telusuri seluruh dawai gitar ini
Salurkan nada-nada yang terngiang di kepala
Dari mayor ke minor membentuk irama
Menghamili jemari ini dengan inspirasi
Melarut dalam emosi
Terhanyut dalam melodi
Kulantunkan bait demi bait
Kutulis merangkum resah dan rinduku
Lihatlah bulan dan bintang di langit
Mereka pun turut bernyanyi dengan syahdu
Adakah hatimu tergugah
Melirik dan bersedia singgah
Untuk bersama mengukir kisah
Gubuk 02.08
(Puisi milik seorang teman - Denmas Tunggul yang sedang jatuh cinta. Weeeesshh.. muantepph rek!)
--- dibayar kontan oleh Denmas Wedush nang Ndubai.. lagi gondok karena cintanya pada sang Boss ditolak mentah2 (wish duwe rabi jeh, cuk.. iku bossmu..)
ketika asa datang
melambungkan hati
setiap kata adalah mutiara
setiap pandangan adalah kasih
menari dalam gelombang alunan merdu semesta
menangkup pagi dalam kerinduan
sang dewi
adakah hati akan bicara ?
:D
Wednesday, May 24, 2006
Adakah
Thursday, February 02, 2006
Negeri "Semut Hitam"
satu purnama di Spore,
yang katanya negeri "Singa"
tapi kayaknya ... lebih tepat...
negeri "Semut Hitam"
berbaris tiap pagi dalam keteraturan
keluar dari liang-liang MRT station
sore hari berbaris kembali dalam keteraturan
menuju liang-liang MRT station
seperti sekumpulan "Semut Hitam"
keteraturan yang terbentuk dengan sempurna
tapi ... bukankah kadang itu membunuh ?
bukankah ketidak sempurnaan membuat kita belajar & dewasa ?
ahh entahlah..
nyatanya "Semut Hitam" ini hidup makmur & aman
jauh dari negeri kita yang "Meriah"
tapi sampai kapan ?
sanggupkah bertahan dalam sebuah "Keteraturan" ?
Oud Metha Road
Bur Dubai
Dubai - UAE
(Eka Ramdhani "Wedush" Yugi, 2/1/2006)
sebulan training di singapur, gak iso jalan2.. gawe trus..blas... :D
melas... hehehehe
Monday, December 19, 2005
Dalam Diam
aku menangis dalam diam .....
sekuat nafas menopang,
tubuh tetap terhuyung
adakah tangan tempat bergenggam ?
semesta serasa menghimpit
seribu pedang dihunjamkan,
lawan maupun kawan
aku menangis dalam diam ....
Oud Metha Rd
#205, Office Court Bld
* Tuhan .. bantu aku agar tak kehilangan diriku ....
(Mas Yugi, tulisan ini juga mewakili apa yg sedang saya rasakan sekarang. Terimakasih atas ijinnya untuk dimuat)
Wednesday, October 26, 2005
May Ziadah
Consulate Area .. rute rutin tiap pagi
Lebanon Consulate,
foto besar Gibran dijendela
Dia, pemintal kata indah berima
tentang hidup
dan tentang .. May Ziadah
May Ziadah .. pujaan hati yg tak terjamah
tak lekang waktu .. mengental .. mengendap
Gibran sang pencinta .. hanyut
Meloncat waktu,
kisah sama terulang ... terulang
May Ziadah tetap hidup
berbeda rupa
dalam hati para pencinta
Oud Metha Road 25/10/05
* Too Much Love Will Kill You (Brian May)
---Puisi cinta seorang teman merana sebatangkara nun jauh di dubai sana meratap saban malam memandang rusia-rusia tak bercelana menggoda sedemikianrupa sayang uang tak ada.
Huahahaha.... sing sabar cuk... sing sabar.. banyak2 beramal dan puasa.. huekekekeke
Wednesday, July 27, 2005
Semalam di Emirate
7.15 pm
senja blom lagi datang ..matahari seperti enggan pergi
pinggir creek, tempat favorit senja hari
menikmati angin .. menikmati bening air, kilauan cahaya terpantul
7.50 pm
senja tlah lengkap, malam tiba
kesebrang ? iya kesebrang !!
dengan abra, bersama angin dan serpihan air
8.05 pm
Deira, kota tua tepi creek
wharfage penuh barang
rupanya ada kapal merapat
dari mana ? Bander Imam Khomeini !!
8.15 pm
bilboard besar depan wharfage, membalik ingatan tentang seorang gadis
bilboard itu .. iklan besar itu
puluhan ribu mile jarak
tak mampu menghapus wajah cantik itu
tawa ceria dan manjanya
sedang apa ya dirimu kini ?
tidur lelap kukira .. tanah air tengah malam kini
semoga engkau terlelap dalam mimpi indah ..
dan kebahagiaan slalu ada untukmu
walau hati slalu perih .. bidadari pagi tak pernah terjamah
tapi terima kasih Tuhan .. aku pernah punya rasa itu
walau kudekap sendiri dalam termangu
I always love u ..
semalam lagi lewat di emirate .. dengan kerinduan pada mu
Deira
22/07/05
(Ini puisi seorang teman, sebatangkara nun jauh di ranah emirat sana. Sering menulis, tapi ndak pernah mau dipublikasikan. Hehehe.. rasakno ko'en tak pajang nang kene, cuk!)