generated by sloganizer.net

Wednesday, October 27, 2004

kala datang badai yg dicipta sendiri

berdiri gamang memandang
melacak masa depan yg berbayang kabut
bertanya-tanya dalam hati selalu
adakah semua gerak ini terlahir yakin diri

melangkah ragu masuki bebayang
setengah hati terbuntal tinggal di belakang
dipenuhi cinta dimaksud jadi bekal

pedoman waktu tak lagi berarti
nurani kata hati diam hilang petunjuk
biasanya penuh rewel ia menyemangati

setengah langkah ragu tertahan
sementara ini adalah hidup dan mati, bung
kau tak lagi sendiri
langkahmu bukan lagi hanya kehendak hatimu
ada dua lagi yg terikut disana..

atau kau mau lari justru di saat seperti ini?
Kau yang peragu.


(Meja Kerja-Slipi, 27 Oktober 2004. 11:57 siang hari)

Coretan Buram yg Kosong

detik melahirkan hari
hari melahirkan tahun
tahun melahirkan masa
masa melahirkan beribu kenangan

....bagaimana mengubur kenangan yg terlahir?....:)

(Kandoe Maria dengan penggalan puisi dari Imel Olivia, 1 Agustus 2003)

gk tau mesti senang atau sedih..
senang karena Yang Maha Pengatur memberi kesempatan pada daku untuk pernah merasakan sejuknya kasih telaga sejati.. tapi sekaligus sedih karena Ia tak mengijinkanku untuk berlabuh di tepiannya..
hiks..

Jangkrik! kok jadi ragu2 lagi ya... kenapa selalu harus melalui proses ragu-yakin-ragu seperti ini berulang kali? kenapa gak bisa yakin saja selamanya? kenapa gak bisa tetap saja terus?????
:(

Kenapa??

Monday, October 25, 2004

Teman Lama

Teman lama. Ada teman yg gua kangenin banget nih.. Si Kuya ini punya hobi sama, bermotor. :D Anaknya asik. Tulus tanpa embel2, khas pergaulan sesama pejalan. Kalo istilahnya Nanto mah.. "Pergaulan ala Anak Nongkrong". Gak ada halangan materi, gak ada halangan status, gak ada halangan level pembicaraan, gak ada halangan intelektual. Hanya ada persahabatan. Tulus.

Beruntunglah kamu kalau dapat teman yg seperti ini. Teman yg benar-benar teman itu bukanlah teman di saat kita sedang senang. Bukanlah teman di saat kita sedang tertawa. Bukan teman di saat kita jaya. Tapi teman yg tidak berpaling saat kita susah. Teman yg berani maju membela di saat semua orang di dunia menyudutkan kita. Teman yg mengulurkan tangannya di saat semua orang lain pergi menjauh menutup hidung mereka.
A friend in need is a friend indeed.

Ceritanya teman satu ini sekarang bertugas di Sulawesi. Nun jauh di Kolaka sana. (yg bingung silakan buka peta). Dinas di Dirjen Anggaran dengan tetap pake hati nurani bikin doi tepaksa nyambi bedagang untuk bisa hidup dan nabung demi masa depan (mo kawin nih orang). Hehehe.. gua sama dia pernah sama2 nongkrong di seputaran GOR Senayan buat jualan sarung tangan kulit sama kaos. Hahahah.. lucu kalo diinget2.. mulai dari kucing2an sama satpam, diusir2in, en yg bikin ngakak ada orang yg malah nawar buat beli motor gua daripada beli sarung tangan dagangan!! Huakakakak....

Ini anak ulet. Segala hambatan dan kekurangan gak bikin dia jadi pemalas dan mengeluh. Semua energi negatif itu bisa dia transform jadi kekuatan. jadi motivasi. Gua bener2 kagum sama dia..

Hehehe.. belum lagi nih anak kayaknya punya semacam kutukan untuk selalu gagal dalam hubungannya dengan wanita! Huahahaha... mudah2an sama yg sekarang (terakhir?) ini enggak gitu ya, Bro?

Lama tak jumpa sama ini Kuya.. Eh, jebul2e kok nongol di prenster...!
huahahaha... jadi kangen gua.

Kapan ya bisa ngunjung2in dia ke sana. Apalagi denger2 jalanan sana aspalnya mulus2, lebar, dan sepi! Kumplit sama pemandangan indah pegunungan di sisi kanan dan laut menghampar di sisi kiri. sluuuuuurrrrpppppp........banget dah!

Ok deh Ton!! I will pay you a visit. One way or another, I will!! Hekekekek...

"Remember when sex are safe and Motorcycles are dangerous"

For Old Time sake, toast!

What Women Want?

+ Aku juga cinta kamu. Tapi aku bingung.
- Kamu sudah berubah!
+ Aku tidak berubah, aku sudah bilang kalau aku cuma bingung.
- Tapi kamu berubah! Dulu kamu tidak pernah bingung.
+ .......................
- Aku minta break! pisah!
Kita jangan ketemu-ketemu dulu.
+ Tapi aku kan gak bermaksud ke situ..?
- Aku-Minta-Break!!
+ Ya sudah kalau memang itu yang kamu mau..
- Huh! Dasar lelaki. Maunya enak sendiri!
+ Lah kok? Kan kamu yang minta break?!
- Iya, memang aku yg minta tapi gak lantas langsung kamu iyakan gitu dong! Huh!!
+ ?!?! #$&*??

(Pejompongan, 24 Oktober 2004. 10.45 malam)

Sunday, October 24, 2004

Sepasang Kaus Kaki Usang

Sepasang kaus kaki usang tergeletak pasrah di pojokan
Mengais sisa janji yg sepanjang hidup pernah mereka tepati

Sepasang kaus kaki usang tergeletak pasrah di pojokan
Berjanji dalam hati walaupun mentari tak lagi terbit esok hari,

Sepasang kaus kaki usang kan tetap setia sampai mati.


(Administrasi Negara I/27, 24 Oktober 2004. 10.26 pm)
*Pulang buka puasa bersama eksponen '95 nih... :D