Mata tua yang mulai rabun itu berkejap senang
Tangan keriput penuh cerita dengan cekatan bekerja
Mengambil alih dengan kebijaksanaan khas orangtua
“Begini cara membuka botolnya, nak.”
Hahaha…
Aku tersipu malu. Anak muda yang menang tenaga
tapi kalah logika dalam membuka tutup botol teh.
Dari bibir yang selalu penuh senyuman itu meluncur
berjuta cerita.. tentang hidup, tentang kejamnya ibukota,
tentang tidur di warung bersewa tigapuluh ribu sebulan..
(Jangan tanya soal air bersih atau sanitasi yang nyaman.
Ini bukan dalam sinetron. Ini dunia nyata.)
Tuhan… tubuh tua yang sudah bongkok ini..
Masih haruskah ia bekerja menghidupi dirinya?
Mengais rejeki di tengah kepongahan dan ketidakpedulian orang-orang
di sekitarnya?
Cerita yang bisa terjadi pada siapa saja di antara kita.
Cerita serupa yang sudah tak ada lagi orang di antara kita peduli
saking seringnya.
Cerita tentang bagaimana si papa harus berjuang sekedar demi selembar ribuan, sementara si berpunya berseliweran dengan tubuh wangi sambil membuang muka.
Sebuah cerita sangat biasa di sebuah kota bernama Jakarta.
*Untuk Ibu tua penjual Teh Botol di halte Benhil
(Halte Bendungan Hilir, 20 Maret 2005 20.00 WIB)
Monday, March 21, 2005
“Balada di Tengah Jakarta”
Wednesday, March 16, 2005
Selamat Tidur, Sayang..
Selamat tidur, Sayang..
Kenakan baju hangat dan
selimutmu
Di luar hujan deras mengucur
Oh ya, hampir lupa..
Kukirimkan cintaku menjaga tidurmu.
Brr... Di luar hujan
Dingin merebak
Tidak. Singkirkan saja selimutmu, Sayang..
Kecupku kan datang menghangatkanmu
(Pejompongan, Saat Hujan di suatu malam bulan Januari 2005)
*For the women of my Life
Sunday, January 30, 2005
Dimana Lagi
Dimana lagi kan kau temui
wanita berbudi seluhur dia
Ditanggungnya semua malu itu
semata demi dirimu
Dimana lagi kan kau dapati
wanita berhati selembut dia
Ditahannya semua sakit
demi memaafkan dirimu
Dimana lagi kan kau cari
wanita seperti dia?
Yang sanggup menyimpan derita
dan menggantinya dengan senyuman
di bibir serta uluran tangan
hangat yang selalu menyambut
Di kala datang segala badai angkara
dalam diri kerdilmu
Dimana lagi ia kan kau cari?
Tak juakah kau sadar
Ialah wanita yang diimpikan
Lord Byron kala menulis puisi-puisinya?
Tak juakah kau lihat
Ialah wanita yang menjelma Josephine
bagi Sang Kahlil dari Bestari?
Ialah wanita yang melahirkan anak-anakmu.
(Pejompongan, 23 November 2004. 23.57 WIB)
Saturday, January 29, 2005
Senja
Hari ini pulang cepat. “Pulang masih ketemu matahari”, istilah anak-anak selama ini.
Jadi bisa menikmati suasana sore yang menyenangkan. Aku selalu suka suasana sore hari –senja kalau istilahnya Seno Gumira Ajidharma. Sudah lama soalnya nggak punya kesempatan bertemu senja.
Makan soto daging betawi yang enak di jalan mulia, melihat anak-anak bermain sepeda berbonceng bertiga dengan senangnya. Orang-orang tua yang sedang asyik berbincang ngalor-ngidul soal apa saja. Anak-anak muda selesai mandi yang duduk-duduk sambil menunggu datangnya magrib.
Aku selalu suka suasana senja. Entah kenapa senja selalu terasa lebih menyenangkan dibandingkan pagi yang penuh ketergesaan. (apalagi pagi di Jakarta). Senja seakan selalu menyambut hangat setiap orang yang pulang setelah letih seharian bekerja (sebenarnya waktu masih kerja shift dulu saya juga tetap lebih suka berangkat kerja di senja hari daripada bermalas-malas memaksa diri bangun dan pergi di pagi hari). Ah, senja memang selalu penuh kehangatan. Senja juga indah. Mungkin memang harus indah supaya semua orang seperti saya bisa tersadar untuk sering-sering pulang cepat menikmatinya.
18 Januari 2005, di perjalanan pulang dari Jalan Mulia – Jalan Administrasi Negara I; Pejompongan.
Saturday, January 01, 2005
Renungan Tahun Baru
Malam yang indah di penghujung Desember.
Kembang api beterbangan.
Terompet-terompet ditiup bersahutan
Sorak-sorai ramai penuh keriangan
Aku tersenyum memandang bulan.
Lengkung sabit indah yg seakan sedang tersenyum
Tersentakku tiba-tiba..!
Tuhan, bukankah ini bulan sabit yang sama
yang juga menyinari saudara-saudaraku di Aceh?
Selamat Tahun Baru 2005.
:’(
(Jatibening depan rumah Irwan, 1 January 2005 00:01 WIB)


